Drainase Kota

Saluran drainase kota dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok, yaitu :

1.      Drainase Mayor I, di mana mempunyai Luas Daerah Pengaliran (DPS) lebih besar dari 100 Ha.

2.      Drainase Mayor II, di mana mempunyai Luas Daerah Pengaliran (DPS) 50-100 Ha.

3.      Drainase Minor, di mana mempunyai Luas Daerah Pengaliran (DPS)-nya < 50 Ha. Sedangkan drainase minor dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

a.     Saluran drainase induk, di mana mempunyai DPS antara 25-50 Ha, juga dapat disebut saluran drainase primer.

b.     Saluran drainase cabang, dimana mempunyai DPS antara 5-25 Ha, juga disebut saluran drainase sekunder.

c.     Saluran drainase awalan, di mana mempunyai DPS antara 0-5 Ha, juga disebut saluran drainase tersier.

Tujuan dan Fungsi Drainase Perkotaan

  1. menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
  2. melindungi kualitas alam dan lingkungan tanah,  udara dan kualitas air.
  3. menghindari bahaya, kerusakan materil, kerugian dan beban-beban lain yang disebabkan oleh amukan limpasan banjir.

4.      memperbaiki kualitas lingkungan

5.      konservasi sumber daya air

Fungsi dari drainase perkotaan antara lain adalah sebagai berikut :

1.      mengeringkan daerah becek dan genangan air

2.      mengendalikan akumulasi limpasan air hujan yang berlebihan

3.      mengendalikan erosi, kerusakan jalan dan bangunan-bangunan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s