AIR LIMBAH

AIR LIMBAH

Analisa Air Limbah

Analisa dan prediksi volume air limbah yang di hasilkan oleh masyarakat. Kriteria 60–80 % dari pemakaian air.

  1. Analisa tingkat kesehatan masyarakat berupa tabulasi dari penyakit-penyakit yang di sebabkan oleh pencemaran air limbah, lokasi pemukiman penderita harus jelas.
  2. Analisa tentang kemampuan masyarakat yang mendapatkan dan menggunakan sistem yang diusulkan.
  3. Analisa daerah/kawasan yang dilayani.

Kriteria :

–  Masyarakat di kawasan tersebut banyak menderita penyakit yang ada kaitanya

dengan pembuangan air limbah.

–  Kawasan dengan kepadatan tinggi tetapi tidak memiliki sarana pembuangan air

limbah yang higienes.

 

  1. Analisa kebutuhan prasarana :

Untuk menentukan jenis-jenis prasarana yang digunakan untuk disarankan melihat pedoman pemilihan teknologi air limbah yang telah disiapkan UNDP (Ins/88/005)

 

q  Analisa kebutuhan sistim on site truk tinja :

Kriteria :

–          Harus jelas lokasi/kawasan prasarana on site yang dapat terjangkau oleh sistim ini.

–          Produksi lumpur tinja                    : 0,2 – 0,3 l/jw/hr

–          Kemampuan angkutan truk           : 2 – 4 rit setiap hari

–          Umur pakai kendaraan                              : 5 –7 tahun

–          Harus ada institusi yang mengelola

 

q  Analisa kebutuhan MCK dan Jamban Keluarga :

–     MCK ditujukan untuk masyrakat bepengsilan rendah

–     Jamban keluarga untuk masyarakat berpendapatan cukup

–     Untuk MCK harus jelas benar lokasi pembangunan yang direncanakan

keteresediaan air bersih dan kecocokan masyrakat, termasuk adanya

partisipasi masyarakat, termasuk adanya partisipasi masyarakat untuk

mengelola.

–     Untuk bangunan bawah, ada 2 yaitu : cubluk atau septictank.

Kriterias : periode pengurasan 2 –3 tahun.

–     Untuk bangunan bawah berupa septic tank, lokasinya maksimal 50 m dari

Jalan yang bisa dilalui kendaraan.

Sistim of site

–      Alternatif ini dipilih sistim on site sudah tidak mungkin.

–      Dimensi saluran sewerge dihitung dengan formulasi manning

–      Sistim pengolahan dapat berupa :

Lagoon, kolam osidasi / activated sludge.

–       Apabila sistim ini yang digunakan, perlu penilaian yang detail.

 

q  Analisa kebutuhan tempat pengelolaan lumpur tinja.

Kriteria :

–   Lokasi jelas.

–    Jumlahnya berapa.

–    Jenis pengelolaan.

–    Dimensi dari unit yang digunakan.

–    Perlu Amdal

 

PROGRAM AIR LIMBAH

 

  1. Permeabilitas Tanah  :

Tanah kelolosan air kedalam tanah.

 

  1. Inffluent  :

Air yang masuk kedalam sistem pengolahan.

 

  1. Effluent  :

Air yang keluar dari Instalasi pengolahan.

  1. Man Hole :

Lubang untuk keperluan pemeriksa/pemeliharaan saluran perpipaan.

  1. Tranck Menthod  :

Pemasangan pipa dengan menggunakan trap sebelum pipa di pasang.

  1. Seat  :  Closet
  2. Loading Rate :

Beban yang masuk ke dalam instalansi pengolahan (kg BOD)

  1. Bidang Resapan :

Bidang tanah yang diperlukan untuk merembeskan air effluent tangki septik ke dalam tanah. Terdiri dari pasir, kerikil dan pipa berlobang.

  1. Hard Cart  :

Gerobak dorong untuk mengangkut lumpur septik apabila lokasi tangki septik tidak dapat di jangkau dengan truk.

  1.  Vacum Truck  :

Truck penghisap lumur septik dengan memakai pompa vakum.

 

  1. BOD 5 (Biologi Oxygen Demand)  :

Banyaknya oksigen yang diperlukan untuk makro organisme untuk menyelidiki zat organik menjadi zat anorganik.

 

  1. Penanganan Sistem Individual  :

Sarana sanitasi yang ditunjuk untuk melayani buangan air limbah dalam skala rumah tangga dengan sistem on site ( setempat).

 

  1. Penanganan Sistem Kelompok :

Sarana sanitasi yang ditunjuk untuk melayani buangan air limbah dalam skala kelompok dengan sistem on site, dengan dukungan institusi pengelola.

 

 

  1. Penanganan sistem kawasan :

Sarana sanitasi yang ditujukan untuuk melayani buangan air limbah dalam suatu kawasan yang homogen tertentu dengan sistem perpipaan dengan dukungan instistusi pengelola.

 

  1. Penanganan SistemKota  :

Sarana sanitasi yang ditujukan untuk melayani buangan air limbah dalam sebagian besar wilayahkotadengan sistem perpipaan dengan instistusi pengelola.

 

  1. Sistem On Site/ Sistem Pembuangan Setempat :

Adalah suatu sistem sanitasi dimana pengolahan seluruhnya berlangsung ditempat.

 

  1. Sistem Off Site/ Sistem Pembuangan Terpusat :

Adalah suatu sistem sanitasi yang menggunakan jaringan perpipaan untuk mengangkut air limbah ke suatu pusat pengolahan .

 

Usulan Program Air Limbah

 

Usulan program yang diajukan perlu dicek kesesuaiannya dengan hasil analisa dan identifikasi yang telah dilakukan. Selain itu perlu dicek keterpaduannya dengan sektor-

sektor lain.

v  Kriteria Teknis Rencana Sistem dan Sub. Sistem.

Tabel Kriteria Teknis Perencanaan On Site Tabel III.

Kriteria Teknis Rencana Sistem Kawasan danKota.

 

 

SISTEM TERPUSAT (OFF SITE SYSTEM)

 

NO.   LOKASI VOLUME/

DIMENSI

JUMLAH

UNIT

 

A.

 

 

 

 

 

 

B.

 

 

 

 

 

SAMBUNGAN RUMAH

 

 

 

 

 

 

PENGUMPULAN

  1. Pipa

( Primer – Sekunder-

Tersier/Service)

 

 

Didalam Persil Rumah

 

 

 

 

 

 

-Sesuai Daerah Pelayanan Dipasang pada bawah jalan atau open space (daerah terbuka).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

–          Standard

–          Diameter Pipa 150 mm

 

 

 

 

–  Debit

 

1 / Rumah

 

 

SISTEM TERPUSAT (OFF SITE SYSTEM)

 

NO. KOMPONEN LOKASI VOLUME/

DIMENSI

 

JUMLAH

UNIT

 

A.

 

 

 

 

B.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SAMBUNGAN RUMAH

 

 

 

PENGUMPULAN

1.Pipa

(Primer-Sekunder-Tersier/Service)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Man Hole

 

 

Didalam Persil Rumah

 

 

 

– Sesuai Daerah Pelayanan

Dipasang pada bawah jalan

Atau open space (daerah

Terbuka)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

–          Pipa lurus, jarak antar man Hole 50-100 m

–          Pada setiap pertemuan/ percabangan pipa

 

–          Standard

–          Diameter Pipa 150 mm

 

–          Debit max (15-5)x qr tergantung dari penduduk dilayani.

 

–          Menggunakanrumus   Manning

V=(1/n) R 2/3 S ½

 

–          Kedalaman Max (80% x diameter Pipa)

 

–          Kedalaman Minuman = 10 cm

 

–          Kecepatan Aliran :

  • Maximum 3 m/dtk
  • Minimum 0,6 m/dtk

 

–          Siaga Pipa

  • Disesuaikan dengan kecepatanMaximum
  • Disesuaikan dengan kecepatan minimum

 

 

–          Standard

 

 

1/ Rumah

 

 

 

panjang disesuaikan dengan daerah Pelayanan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Disesuaikan dengan Panjang pipa&pada pertemuan/percabangan pipa.

 

 

KRITERIA TEKNIS RENCANA SISTEM

 

NO. KOMPONEN LOKASI VOLUME/

DIMENSI

 

JUMLAH

UNIT

 

A.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengumpulan

  1. Hand Cart

 

  1. Vacum Turk

 

 

 

 

Instansi Pengolahan Lumpur

Septik

 

 

Unitnya :

————

–          Kolam Lumpur

–          Kolam Annerobik

–          Kolam Fakultatif

–          Kolam Maturasi

–          Sludge Drying Bed

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-Dianjurkan satu lokasi dengan TPA sampah

 

 

 

–          Jarak >5km dan batas perkotaan

–          Bukan lahan produktif

–          Mengikuti kriteria lingkungan

 

-Kapasitas peresapan:

a.Tanah Berlempung 15 l/m2/

hari.

b.Tanah Bergeluh 20 l/m2/

hari.

c.Tanah Berpasir 25 l/m2/

hari.

 

–          Frekuensi Pembuangan Lumpur (F=tahun)

1/3 V

F= ———

LP

V= Volume (isi tangki septik=

m3)

L=  0,03 m3/o/thn

P=  Jumlah Orang dilayani

 

 

 

 

50 liter

 

2 m3

4 m3

6 m3

 

 

-Umur Teknis 25 tahun

– Td =30 hari (lumpur)

– Loading rate 8000 mg/l/BOD

 

 

 

-Td Supernatan = 1 hari

– Luas =2ha/100.000 penduduk

– BOD effluent <50mg/l BOD 5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1 unit/2 tangki septik

1 unit/7.500 KK

1 unit/15.000KK

1 unit/22.500KK

 

 

1 unit perkota

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s