3. Analisis Tingkat Kebutuhan Prasarana Dan Sarana Kebutuhan

Analisis Tingkat Kebutuhan Prasarana Dan Sarana Kebutuhan

5.1.1 Air Bersih

  1. Analisa kondisi pelayanan
  • Apakah tingkat pelayanan saat ini sudah mencapai target, Pelita VII yaitu 80% penduduk perkotaan. Kalau belum, berapa % tambahan pelayanan untuk mencapai target tersebut.
  • Target pelayanan SR dan KU 80% : 20%
  • Apakah pemakaian air sudah sesuai dengan target Pelita VII
  • Apabila perhitungan kapasitas rencana pelayanan sudah dilakukan

 

  1. Prediksi Kebutuhan Air  : (need, demand)
  • Kebutuhan Domestik
  • Kriteria yang digunakan :

–   Lihat hasil survai kebutuhan prasarana

–   Pemakaian air uuntuk SR = 120 l/org/hr – 150 l/org/hr

–   Pemakaian untuk KU = 30 l/org/hr

  • Kebutuhan Non Domestik
  • Kebutuhan Indrusstri

Kriteria Pemakaian air = 0,1 –0,3 /ha/hr

  • Kebutuhan Niaga

Kriteria pemakaian air :

–   Niaga besar  = 5.000 l/niaga/hr

–   Niaga kecil  =     900 l/niaga/hr

  • Kebutuhan Fasilitas Umum (pendidikan, Kantor Pemerintah, dsb).
  • Kriteria pemakaian air = (10 –15) % kebutuhan Domestik.
  • Prediksi dilakukan 15 tahun kedepan.
  • Kriteria pemakaian untuk hari maksimum = 1,15 pemakaian rata-rata.
  • Pemakaian air untuk jam puncak  = 1,5 – 17 pemakaian hari maksimum.
  • Kebutuhan  hotel = m3 /kamar / hr
  1. Analisa Permasalahan Sumber Air yang telah dimanfaatkan
  • Apakah sumber pada kapasitas minimum dapat mensuplai kebutuhankota.
  • Apakah dengan kualitas sumber yang ada dapat didistribusikan langsung atau perlu pengolahan, kalau perlu, jenisnya seperti apa.
    • Intake yang ada apakah masih mampu mensuplai air yang dibutuhkan, seberapa jauh pengembangan yang diperlukan, seta prioritasnya bagaimana.
    • Alternatif sumber-sumber lain.

 

  1. Analisa Kondisi dan Permasalahan Pipa Transmisi
  • Apakah dengan kondisi pipa yang ada masih mampu unutuk digunakan pada kapasitas kebutuhan air yang diperlukan.
  • Kalau tidak bentuk pengembangan bagaimana yang diperlukan, apakah rehabilitasi atau peningkatan kapasitas dengan memodifikasi sistim ataukah pembangunan unit baru.
  • Berapa volume pengembangan yang dibutuhkan.

Kapasitas pipa transmisi dihitung dengan kapasitas maksimum day.

 

  1. Analisa kondisi dan permasalahan IPA
  • Apakah IPA yang ada masih cukup untuk mensuplay kebutuhan air yang diperlukan  (Maks day).
  • Kalau tidak, bentuk penembangan bagaimana yang diperlukan, apakah rehabilitasi,atau pembangunan jalur pipa baru.
  • Volume pekerjaan yang diperlukan

 

  1. Analisa kondisi jaringan distribusi
  • Apakah jaringan ini masih cukup untuk melayani kebutuhan hasil prediksi (kebuthan puncak), serta menjangkau kawasan pelayanan.
  • Kalau tidak, bentuk pengembangan bagaimana yang diperlukan, apakah rehabilitas/pergantian pipa baru untuk penanggulangan kebocoran atau penambahan jaringan baru, prioritasnya bagaimana.
  • Untuk pembangunan baru, diperlukan perhitungan hidrplis dengan metode “Hardi Cross”.

–   Tekanan pada titik kritis = 15 m

–   Head loss/Km 10 m

–   Coefisien Hanzen William untuk pipa tergantung jenis

  • Perhitungan kapasitas reservoar distribusi

Kriteria  = ( 10 –15 ) % dari kapasitas 1 hari

 

  1. Analisa /perhitungan penambahan sambungan
  • Berapa SR yang diperlukan
  • Berapa KU yang diperlukan
  • Berapa sambungan- sambungan lain

 


 

  1. KRITERIA TEKNIS RENCANA SISTEM

KRITERIA TEKNIS PENYIAPAN PROYEK (VOLUME III)

 

No.

I T E M

PERKOTAAN

RE & WISARA

INDRUSTRI

1.

2.

3.

 

SUMBER AIRBAKU:

  1. Kualitas
  2. Kuantitas
  3. Kontinunitas

 

UNIT PRODUKSI ;

  1. Instalasi Penjernihan Air
  2. Jam Operasi (am)
  3. Faktor kap. Produksi

 

UNIT DISTRIBUSI :

  1. Konsumsi Sambungan Rumah (1/o/h)
  2. Konsumsi hidran Umum (l/o/h)
  3. Konsumsi Non Domestik :
    1. Persentasi  (domestik)
    2. Kawasan indrustri (l/dt/ha)
    3. Kawasan Pariwisata (l/dt/ha)
    4. Kehilangan  Air
      1. Persentase
      2. Jumlah Jiwa :
        1. Sambungan Rumah
        2. Hidran Umum
        3. Faktor Jam Puncak
        4. Sisa Tekan Pada Titik Krisis (m)
        5. Volume Reservoir (% x kebutuhan hari maksimum)
        6. Perbandingan SR : HU (%)

 

 

JANGKAUAN DITAIL PERENCANAAN (Thn)

 

UMUR TEKNIS (Tahun) :

 

  1. Bangunan Penangkap
  2. Bangunan produksi
  3. Perpipaan
  4. Pompa
  5. Instalasi Pompa/reservoir

 

 

Standar

S/d peiode perenca

Terjamin

Kriteria

24

1,5 – 1,6

(60 – 200)

30

(20 – 30)

(0,2 – 0,8)

(0,1 – 0,3)

15 – 20

6

100

(1,5 –1,75)

15

(15 – 20)

50:50 s/d 80 :20

(TGT hasil Sosek)

(5-10)

20

20

20

10

20

Standar

S/d peiode perenca

Terjamin

Kriteria

24

1,5 – 1,6

> 60

30

(20 – 30)

(0,2 – 0,8)

(0,1 – 0,3)

15 – 20

6

100

(1,5 –1,75)

10

 (15 – 20)

50:50 s/d 80 :20

(TGT hasil Sosek)

(5-10)

20

20

20

10

20

Standar

S/d peiode perenca

Terjamin

Kriteria

24

1,5 – 1,6

(130 – 150)

30

(20 – 30)

(0,2 – 0,8)

(0,1 – 0,3)

15 – 20

6

100

(1,5 –1,75)

15

(15 – 20)

50:50 s/d 80 :20

(TGT hasil Sosek)

(5-10)

20

20

20

10

20

 

 

 

 

PENENTUAN DAERAH PELAYANAN

 

  1. CAKUPAN PELAYANAN

KEPADATAN

JIWA/HA/DAERAH

<50 (JAWA)

< 30 (LUAR JAWA)

< 50 (JAWA)

< 30 (LUAR JAWA)

Kawasan Perumahan

 

Kawasan Indrustri

 

Kawasan Komersil/B

 

Perkotaan

 

100    %

100    %

100    %

80  %

100 %

100    %

100    %

60  %

 

TINGKAT PELAYANAN

 

a.1. Domestik

–    Sambungan Rumah

     
 

Pendapatan RT

 

Rendah

Menengah

Tinggi

 

60 –90

90 – 120

120 –200

 

–        KU/HU/TA 30 l/o/hari

 

a.2. Non Domestik

 

KAWASAN REAL

ESTATE

1/o/hr

 

–          Kapling Kecil

–          Kapling Menegah

–          Kapling Besar

 

60 – 100

100 – 150

>150

 

 

 

b.   Kawasan Industri

 

KAWASAN INDRUSTRI

1/dt/hr

 

–    Indrustri ringan

–          Indrustri sedang/campuran

–          Indrustri Besar

0,15 – 0,3

0,3 – 0,5

0,5 – 1,0

 

 

 

 

  1. Kawasan Pariwisata

 

KAWASAN PARIWISATA

1/dt/hr

 

  1. Kelas 1

 

  1. Kelas 2

 

  1. Kelas 3
 

0,75 – 1,0

 

0,5  –  0,75

 

0,25  –  0,5

 

 

 

*)  Tergantung  real demand survey

**) Industri ringan aneka indrustri

Indrustri sedang campuran

Indrustri Berat kimia dasar

 

 

  1. Perkiraan Standard Kebutuhan Air Bersih

====================================

  1. Rumah Tangga (Perumahan)
    1. Menurut Lokasi Geografi

 

Di  Perkotaan

1. Sambungan Rumah              : 100 lt/kap/hari

2. Sambungan Halaman           :   60 lt/kap/hari

3. Kran Umum                        :   30 lt/kap/hari

 

Di Pedesaan                            :   60 lt/kap/hari

 

 

 

 

 

  1. menurut Tingkat pendapatan (Raharjo, 1977) :

 

Golongan Penghasil (Tiap Bulan ) Kebutuhan Minimal (1/kap/hari)
  1. <  Rp. 15.000
  2. Rp. 15.000 – Rp. 30.000
  3. Rp. 30.000 – Rp. 70.000
  4. >  Rp. 70.000
         30

60

}100 dan cenderung mencapai 145  – 150

 

  1. Industri  =  45 m3/Ha/hari

=  0,55 – 0,60 lt/det

  1. Perdagangan   =  45 m3 /Ha/Hari
  2. Hotel = 2,71 m3/Hari/Kamar  (Pasific Consultant)
  3. Perkantoran = 45 m3/Ha/Hari
  4. Fasilitas Kesehatan  =  75m3/Ha/hari
  5. Fasilitas Pendidikan =  25 m3/Ha/hari
  6. 8.      Fasilitas Peribadatan = 25 m3/Ha/hari

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s